Bengkalis News

Nasib Ribuan Tenaga Honor Bengkalis Menunggu PP

Riauterkini-BENGKALIS- Ribuan nasib tenaga honorer Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis masih mengambang alias belum jelas. Hingga saat pemerintah setempat belum mengambil sikap terkait nasib tenaga honor karena Peraturan Pemerintah (PP) belum dikeluarkan oleh pusat. Khususnya para tenaga honorer yang tidak masuk Kategori I dalam database.

Ada tiga PP yang akan dikeluarkan pusat sampai saat ini masih ditunggu Pemkab Bengkalis terkait tenaga honor tersebut antara lain PP tentang Pengangkatan Tenaga Honor yang Masuk Kategori I. PP tentang Pengangkatan Tenaga Honor yang masuk Kategori II dan PP tentang Pengangkatan Pegawai Tidak Tetap.

“Rencananya PP tersebut akan diterbit akhir tahun kemarin, tetapi sejauh ini belum ada tanda-tandanya,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaeten Bengkalis Asmaran Hasan, kepada sejumlah wartawan di Bengkalis, Senin (2/1/12).

Dengan demikian, Pemkab setempat dalam waktu dekat akan melakukan hearing dengan DPRD untuk membahas persoalan tersebut. Setelah itu, akan kembali berkonsultasi dengan instansi terkait (Men-PAN dan BKN) terkait boleh tidaknya keberadaan tenaga honor di daerah.

“Tahun 2011 lalu, sudah dua kali kita surati pusat. Tetapi belum juga ada jawaban tegas apakah dibolehkan membayar gaji tenaga honor atau tidak. Sementara pada pertemuan terakhir November lalu, pusat berjanji akan menerbitkan tiga PP terkait tenaga honor tersebut,” jelas Asmaran.

Sementara itu, kepada masing-masing SKPD juga telah diinstruksikan untuk menginventarisir seluruh tenaga honor di atas tahun 2005. Terutama tenaga pengamanan, kebersihan dan operator. Dipastikan ketiga kategori tenaga ini dibolehkan membayar honornya.

Sedangkan tenaga honor teknis yang ada di dinas instansi dan kantor di lingkungan Pemkab Bengkalis, Asmaran mengatakan Kategori I atau SK pengangkatannya diteken oleh pejabat berwenang per-31 Desember 2005 dan gajinya dibayar melalui APBD, dapat dibayarkan hak-haknya dan tidak menjadi persoalan.

“Sementara yang bermasalah itu adalah tenaga honor 2006 ke atas sehingga perlu dicarikan solusinya. Saya sudah instruksikan SKPD terkait untuk mencarikan solusi itu. Apakah dibayarkan melalui kegiatan atau bagaimana nanti,” katanya lagi.

Untuk diketahui, jumlah tenaga honor sampai saat ini masih dibiayai oleh APBD Bengkalis, yaitu guru honor madrasah mencapai 3.000 orang, tenaga honor masuk database Kategori II gajinya tidak dibayar melalui APBD sebanyak 387 orang. Tenaga honorer masuk database Kategori I sebanyak 679 orang.***(dik)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s